
Sahur Enak Dekat Masjid UGM, Ini 7 Tempat Favorit Mahasiswa
Sahur Enak Bulan Ramadan Selalu Menghadirkan Suasana Yang Berbeda Di Kawasan Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), terutama di sekitar Masjid Kampus UGM di Yogyakarta. Selain menjadi pusat kegiatan ibadah mahasiswa, area ini juga dikenal sebagai surganya kuliner malam hingga waktu sahur. Setiap dini hari selama Ramadan, banyak pedagang makanan yang membuka lapak atau warungnya untuk melayani mahasiswa, warga sekitar, hingga pengunjung yang datang untuk sahur setelah menjalankan ibadah malam. Pilihan makanannya beragam, mulai dari nasi goreng, gudeg, hingga makanan hangat seperti soto dan bubur.
Sahur Enak Di Masjid Kampus UGM
- Warmindo Burjo Sekitar UGM
Warmindo atau warung makan Indomie sering menjadi pilihan utama mahasiswa saat sahur. Di sekitar kawasan UGM terdapat banyak warmindo yang buka hingga dini hari. Menu yang paling populer tentu saja mie instan dengan berbagai tambahan topping seperti telur, sosis, dan kornet. Selain itu, tersedia juga nasi telur, nasi ayam, serta aneka minuman hangat seperti teh dan kopi. Keunggulan warmindo adalah harganya yang ramah di kantong mahasiswa. Dengan budget yang minim, mahasiswa sudah bisa mendapatkan sahur yang cukup mengenyangkan.
- Angkringan Kopi Joss
Kuliner khas Yogyakarta ini hampir selalu menjadi favorit, termasuk saat waktu sahur. Angkringan biasanya menyediakan berbagai menu sederhana seperti nasi kucing, sate usus, sate telur puyuh, hingga gorengan. Salah satu daya tariknya adalah suasana santai yang membuat mahasiswa bisa makan sambil berbincang bersama teman. Selain itu, menu kopi joss—kopi panas yang di sajikan dengan arang panas—juga menjadi pengalaman unik bagi banyak pengunjung. Walau sederhana, menu angkringan sering menjadi penyelamat ketika mencari makanan cepat sebelum waktu imsak.
3. Soto Ayam Kampung
Soto ayam hangat sangat cocok di santap saat sahur karena ringan tetapi tetap mengenyangkan. Beberapa warung soto di sekitar kawasan UGM bahkan mulai buka sejak tengah malam selama Ramadan. Soto biasanya di sajikan dengan nasi, suwiran ayam, tauge, dan kuah kaldu yang gurih. Tambahan kerupuk atau perkedel membuat hidangan ini semakin nikmat.
- Nasi Goreng Gerobak Malam
Nasi goreng gerobak adalah pemandangan yang mudah di temukan di sekitar area kampus. Banyak pedagang yang mulai berjualan dari malam hingga menjelang sahur. Menu nasi goreng biasanya memiliki berbagai pilihan seperti nasi goreng ayam, nasi goreng seafood, hingga nasi goreng spesial dengan telur mata sapi di atasnya. Rasanya yang gurih dan porsinya yang besar membuat menu ini cocok untuk mengisi energi sebelum berpuasa.
5. Gudeg Malam
Sebagai salah satu makanan khas Yogyakarta, gudeg tentu tidak boleh di lewatkan. Beberapa warung gudeg di sekitar UGM buka hingga larut malam bahkan dini hari. Gudeg biasanya di sajikan dengan nasi, ayam kampung, telur, tahu, tempe, serta sambal krecek yang pedas. Kombinasi rasa manis dan gurihnya membuat banyak mahasiswa menjadikan gudeg sebagai menu sahur favorit.
- Bubur Ayam Gerobak
Bubur ayam sering menjadi pilihan sahur bagi mereka yang ingin makanan yang ringan di perut. Teksturnya yang lembut membuat bubur mudah di santap bahkan saat masih mengantuk di dini hari. Biasanya bubur di sajikan dengan ayam suwir, cakwe, kerupuk, serta taburan daun bawang dan bawang goreng. Tambahan kecap manis dan sambal membuat rasanya semakin nikmat.
- Warung Pecel Lele
Pecel lele adalah menu malam yang sangat populer di sekitar kawasan kampus. Saat Ramadan, beberapa warung pecel lele tetap buka hingga menjelang sahur. Menu utamanya tentu saja lele goreng yang disajikan dengan nasi hangat, sambal, dan lalapan seperti kol, mentimun, dan kemangi. Selain lele, biasanya tersedia juga ayam goreng, tahu, dan tempe.